Ini buat kamu V!
Hei... Heiiii... Heeeeeeiiiiiiiiiiiiiii..............
ahh... haha... aku ingat pertama kali kamu menyapaku. Masa-masa ospek dulu... setelah sholat zuhur di gymnasium, kita duduk bersebelahan, memakai sepatu.
kamu memperhatikan name tag yang kupakai. Mengatakan sesuatu yang bagus tentang namaku. Sedikit bercerita tentang namamu, waktu itu kamu bilang, sering dikira non-muslim.
Aku memperhatikan kerudung yang kau kenakan rapi, hingga menutupi dada. Bagaimana bisa? .... Belakangan barulah aku tahu, kamu memakainya atas keputusan sendiri, bukan seperti aku yang sudah dibiasakan memakainya sejak kecil. Kamu hebat sekali. Belum lagi cerita tentang bagaimana kamu memperjuangkan jilbabmu. Kamu sungguh mengagumkan :)
Tentang namamu... memang sedikit tak biasa. Tapi aku menyukainya. Salah satu nama terbagus yang pernah kutemui :)
Setelah percakapan itu, kita kembali pada kelompok masing-masing...
Kemudian, entah sejak kapan kita berada dalam satu kelompok permainan. Aku, kamu dan beberapa orang lainnya. Duduk dalam barisan yang sama, sholat sama-sama, makan siang bersama... aahh... aku juga ingat, kita sering bawa bekal masing-masing. Kemudian saling icip :3.
Lalu, satu persatu dari kita mulai bertemu dengan dunia baru. Hingga akhirnya tinggal kita berdua.
Dimana ada kamu, disitu ada aku... :p
umh... 'hampir selalu ada aku' :D
Lebih tepatnya, aku selalu mengekor kamu... Selama aku bisa, aku berusaha untuk mengikuti ritmemu. Tapi ga semua hal yang bisa begitu saja kuikuti. Tentu saja... Kamu ya kamu, aku ya aku. Kamu dengan ritmemu, aku dengan ritmeku. Kamu... dengan magnetmu... Entah kamu sadari atau tidak, kamu memiliki 'magnet' yang sangat kuat. Aku yakin bukan hanya aku yang merasakannya ... :)
Dan kamu selalu menjadi teman yang penuh pengertian & penuh kasih sayang :) . Kamu selalu tahu ada yang mengganjal dipikiranku sebelum aku mengatakannya. Kamu selalu tahu ketika aku ingin sendiri, ga mau ditanya. Kamu selalu berusaha menyediakan waktu ketika aku membutuhkanmu, menemani aku melakukan sesuatu atau sekedar berbagi cerita. Di tengah-tengah kesibukanmu yang 'super', kamu selalu berusaha untuk selalu "ada".
Pun ketika kita sudah tak lagi memiliki jadwal kuliah. Ketika kita mulai merintis dunia kita masing-masing. Tetapi kebutuhan untuk bertemu itu selalu ada. Beberapa kali kita membuat janji bertemu. Walaupun tidak semuanya sukses dan harus tertunda. Kita selalu menyusun ulang waktu untuk bertemu. Ahh... bukan. Kamulah yang nyatanya selalu berusaha menyediakan waktu. Sementara aku 'bersaing' dengan entah berapa orang lainnya, berebut waktumu :).
Umh... Lima tahun lebih sejak pertemuan pertama kita... ternyata waktu yang cukup singkat. Tapi banyak banget hal-hal berharga, ga terhitung :).
Hhhhmmm... Terima Kasih buat semuanya. Waktu, materi, hati...
Masih banyak sekali yang ingin aku ceritakan. Tapi sekaligus, aku juga ga tau harus bilang apa lagi ha ha ha... *kemudian tulisan ini jadi terasa begitu awkward :p
Think less, feel more (for 'the togetherness' that we have :)
Terakhir, umh...
Ich vermisse dich - Tu me manque... beucoup
Semoga Allah SWT melancarkan setiap 'langkah'-mu :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar