Senin, 09 April 2012

Hypnotherapy for children


Minggu lalu Galenia Day Care mengadakan seminar “hypnotherapy for children”, pembicaranya bapak Arief Rahman CHt, CI,CNLP  aaannnddd…. Yap! I was there…  sebenarnya seminar ini merupakan agenda rutin parenting untuk para orang tua siswa Galenia & Sahabat Bunda, namun kali ini dibuka untuk umum juga. Tujuannya? Tentunya supaya ilmunya tersebar lebih banyak, sehingga semakin banyak yang bisa memetik manfaatnya kan? dan lewat tulisan ini aku mau mencoba berbagi, apa aja sih yang dibahas dalam disini.

Pak Arief memperkenalkan sedikit tentang hypnotherapy, terutama untuk anak-anak. Lebih detailnya Galenia mengadakan workshop lanjutan juga, tentang hypnotherapy untuk anak pastinya...

Okay… ummhh… menurut kamu kenapa  harus ada hypnotherapy untuk anak-anak?

Yaaa…. Coba kenapa? J

Baiklah… pernah dengar tentang friends bullying kan?
atau game addiction?

Bisa dibilang kedua hal tadi sudah cukup “menjangkit” anak-anak, termasuk di Indonesia ini. Belum lagi pengaruh negative dari acara-acara TV yang…… you know what laah... Kotak ajaib yang katanya menghibur ini ternyata juga berperan sebagai the monster box! Udah banyak ko yang menggebar-gemborkan efek negatif kotak ini. Fine, mungkin sebagian dari kita dibesarkan bersama TV, termasuk aku… tapi dengan mengetahui efek-efeknya ini aku harap kita bisa belajar bersama, bagaimana selektif memilih tontonan, terutama untuk anak. Bayangkan berapa waktu kita yang terbuang untuk menonton acara-acara yang tanpa manfaat itu. Padahal waktu yang kita punya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik sepertiii… mengembangkan “passion” kita misalnya, atau.. menyelesaikan skripsi hehe…

Hap! Balik lagi ke “kasus” yang terjadi pada anak. Selain yang disebutkan di atas, ada juga ko anak-anak yang memiliki “learning passion” dan “good habits”. Kondisi anak yang seperti ini bisa kita ciptakan dengan membiasakannya sejak kecil. Atau dengan kata lain kita bentuk mindset anak-anak agar mereka menjadi anak-anak yang senang belajar dan memiliki kebiasaan yang baik. Menurut kamu sendiri mindset itu apa sih? Pola pikir? Sudut pandang? Cara berpikir? Yap yap yap… coba cari lagi apa itu mindset  menurut mindset kalian masing-masing J

trus apa sih pengaruhnya mindset itu?

Ngaruh banget temans… dari mindset, akan menghasilkan habit, kebiasaan. Dari kebiasaan yang terus menerus dilakukan (repetition) bisa menjadi karakter seseorang. Jika ada 2 orang saja yang memiliki karakter sama bisa menjadi sebuah tradisi, bahkan lebih…. Menghasilkan budaya… sekarang  gimana menurutmu mindset bangsa kita? Gimana dgn budayanya?...



Mind atau pikiran terbagi menjadi tiga:
1.       Conscious mind – pikiran sadar
Pikiran sadar ini terjadi ketika kita melakukan analisa untuk melakukan sesuatu. Atau dengan kata lain ketika kita berpikir sebelum melakukan sesuatu.  

2.       Subconscious mind – pikiran bawah sadar
Pikiran bawah sadar ini semacam “data base”. hal-hal yang diterima dalam keadaan sadar (conscious mind), akan masuk ke dalam long term memory, atau pikiran bawah sadar ini

3.       RAS – Recticular Activating System
Sementara itu, RAS ini menjadi semacam filter penyaring, info apakah yang dapat masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita. Bayi yang baru lahir belum memiliki RAS, RAS ini baru terbentuk sempurna ketika anak berusia 13 tahun..

Itulah salah satu alasan, mengapa anak kecil menjadi seorang “peniru yang baik”. Ia menyerap berbagai informasi yang diterima panca indra-nya tanpa disaring. Nah, pada usia anak-anak inilah, seseorang berada dalam “golden age”-nya, karena jika dimasukkan berbagai informasi atau treatment positif, maka hal tersebut akan tersimpan ke dalam pikiran bawah sadarnya sehingga dapat bertahan lama. Begitu juga jika seorang anak berada dalam lingkungan yang cenderung negative, maka, hal-hal yang negative tersebutlah yang mengisi pikiran bawah sadarnya.

sebenarnya hypnosis dianjurkan sebagai pilihan terakhir untuk menembus RAS. Sebaiknya Hypnosis  hanya digunakan pada keadaan yang mendesak/ urgent. Misalnya jika si anak memiliki penyimpangan sosial yang harus segera “disembuhkan”. Therapy yang bisa dilakukan misalnya hypnosleep. RAS, bisa ditembus oleh:
  1.  Repetisi
  2.  Otoritas/figur
  3.  lingkungan
  4.  emosi intens
  5.  hypnosis
Hypnosis hanya terjadi jika seseorang dalam keadaan alpha atau theta, pada kondisi ini kita sedang fokus hanya pada 1 hal. kondisi ini juga merupakan kondisi yang sangat baik untuk belajar.



Dalam prinsip hypnosis, seseorang ga akan bisa di hypno kalau orang tersebut ga mau atau menolak dan jika tidak terjadi komunikasi yang "nyambung" antara parktisi hypno dengan kliennya. hypnosis juga akan sulit dilakukan pada orang yang sulit untuk fokus. makanya hypno pada anak dianjurkan menggunakan hypnosleep, karena pada keadaan "sadar" anak cenderung cepat bosan, & ga bisa/ ga mau (diminta) fokus dalam waktu lama....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar