Minggu lalu Galenia Day Care mengadakan
seminar “hypnotherapy for children”, pembicaranya bapak Arief Rahman CHt,
CI,CNLP aaannnddd…. Yap! I was there… sebenarnya seminar ini merupakan agenda rutin
parenting untuk para orang tua siswa Galenia & Sahabat Bunda, namun kali
ini dibuka untuk umum juga. Tujuannya? Tentunya supaya ilmunya tersebar lebih
banyak, sehingga semakin banyak yang bisa memetik manfaatnya kan? dan lewat
tulisan ini aku mau mencoba berbagi, apa aja
sih yang dibahas dalam disini.
Pak Arief memperkenalkan sedikit
tentang hypnotherapy, terutama untuk anak-anak. Lebih detailnya Galenia
mengadakan workshop lanjutan juga, tentang hypnotherapy untuk anak pastinya...
Okay… ummhh… menurut kamu kenapa harus ada hypnotherapy untuk anak-anak?
Yaaa…. Coba kenapa? J
Baiklah… pernah dengar tentang friends bullying kan?
atau game addiction?
atau game addiction?
Bisa dibilang kedua hal tadi sudah
cukup “menjangkit” anak-anak, termasuk di Indonesia ini. Belum lagi pengaruh
negative dari acara-acara TV yang…… you know what laah... Kotak ajaib yang
katanya menghibur ini ternyata juga berperan sebagai the monster box! Udah
banyak ko yang menggebar-gemborkan efek negatif kotak ini. Fine, mungkin
sebagian dari kita dibesarkan bersama TV, termasuk aku… tapi dengan mengetahui
efek-efeknya ini aku harap kita bisa belajar bersama, bagaimana selektif
memilih tontonan, terutama untuk anak. Bayangkan berapa waktu kita yang
terbuang untuk menonton acara-acara yang tanpa manfaat itu. Padahal waktu yang
kita punya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik sepertiii… mengembangkan
“passion” kita misalnya, atau.. menyelesaikan skripsi hehe…
Hap! Balik lagi ke “kasus” yang
terjadi pada anak. Selain yang disebutkan di atas, ada juga ko anak-anak yang
memiliki “learning passion” dan “good habits”. Kondisi anak yang seperti ini
bisa kita ciptakan dengan membiasakannya sejak kecil. Atau dengan kata lain
kita bentuk mindset anak-anak agar mereka menjadi anak-anak yang senang belajar
dan memiliki kebiasaan yang baik. Menurut kamu sendiri
mindset itu apa sih? Pola pikir? Sudut pandang? Cara berpikir? Yap yap yap… coba cari
lagi apa itu mindset menurut mindset
kalian masing-masing J
trus apa sih pengaruhnya mindset itu?
Ngaruh banget temans… dari mindset,
akan menghasilkan habit, kebiasaan. Dari kebiasaan yang terus menerus dilakukan
(repetition) bisa menjadi karakter seseorang. Jika ada 2 orang saja yang
memiliki karakter sama bisa menjadi sebuah tradisi, bahkan lebih…. Menghasilkan
budaya… sekarang gimana menurutmu
mindset bangsa kita? Gimana dgn budayanya?...
Mind atau pikiran terbagi menjadi
tiga:
1. Conscious
mind – pikiran sadar
Pikiran
sadar ini terjadi ketika kita melakukan analisa untuk melakukan sesuatu. Atau
dengan kata lain ketika kita berpikir sebelum melakukan sesuatu.
2. Subconscious
mind – pikiran bawah sadar
Pikiran
bawah sadar ini semacam “data base”. hal-hal yang diterima dalam keadaan sadar
(conscious mind), akan masuk ke dalam long term memory, atau pikiran bawah
sadar ini
3. RAS –
Recticular Activating System
Sementara
itu, RAS ini menjadi semacam filter penyaring, info apakah yang dapat masuk ke
dalam pikiran bawah sadar kita. Bayi yang baru lahir belum memiliki RAS, RAS
ini baru terbentuk sempurna ketika anak berusia 13 tahun..
Itulah salah satu alasan, mengapa anak
kecil menjadi seorang “peniru yang baik”. Ia menyerap berbagai informasi yang
diterima panca indra-nya tanpa disaring. Nah, pada usia anak-anak inilah,
seseorang berada dalam “golden age”-nya, karena jika dimasukkan berbagai informasi
atau treatment positif, maka hal tersebut akan tersimpan ke dalam pikiran bawah
sadarnya sehingga dapat bertahan lama. Begitu juga jika seorang anak berada
dalam lingkungan yang cenderung negative, maka, hal-hal yang negative tersebutlah
yang mengisi pikiran bawah sadarnya.
- Repetisi
- Otoritas/figur
- lingkungan
- emosi intens
- hypnosis
Hypnosis hanya terjadi jika seseorang dalam keadaan alpha atau theta, pada kondisi ini kita sedang fokus hanya pada 1 hal. kondisi ini juga merupakan kondisi yang sangat baik untuk belajar.
Dalam prinsip hypnosis, seseorang ga akan bisa di hypno kalau orang tersebut ga mau atau menolak dan jika tidak terjadi komunikasi yang "nyambung" antara parktisi hypno dengan kliennya. hypnosis juga akan sulit dilakukan pada orang yang sulit untuk fokus. makanya hypno pada anak dianjurkan menggunakan hypnosleep, karena pada keadaan "sadar" anak cenderung cepat bosan, & ga bisa/ ga mau (diminta) fokus dalam waktu lama....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar